Mia Fintech scam? hati-hati dengan moneygame berkedok copytrade forex

mia fintech scam
Logo broker Fintechfx

Beberapa tahun terakhir CopyTrade memang sangat booming sehingga digunakan secara luas oleh beberapa agen MoneyGame untuk menipu mangsa dengan menggunakan copytrade dan tentu saja dengan penawaran luar biasa dan hasil investasi yang menggiurkan yang membuat siapapun tertarik (termasuk juga saya...wkwkwk).

Belum lama ini, jenis moneygame bernama MIA atau FintechFX  yang mengklaim bisa mendapatkan income dollar yang luar biasa dengan cara copytrade seorang trader yang bernama James Harrison.

CopyTrade sendiri ialah dimana para trader (pemula) menyalin dan mengikuti para trader yang sudah berpengalaman, dimana copytrade tersebut bisa mendatangkan income sehingga bisa menghasilkan.

Nah, setelah saya mencari, asal MIA FintechFX, ternyata berasal dari Singapura atau Malaysia, tetapi sumbernya tidak kredibel dan jelas sehingga saya juga masih meragukan kebenarannya. Yang jelas dalam identitas web disembunyikan dan disamarkan seolah-olah dari Australia tetapi kenyataannya mungkin bukan dari Australia.

Berdasarkan informasi yang beredar di internet, salah satu bos MIA FintechFX bernama Jensen Choong. Namun, setelah saya mencari lagi ada juga yang menyebutkan jika namanya yang benar yaitu Beckham Choong. Btw, kalau seperti itu yang benar yang mana Apakah bosnya bisa berubah nama?

Maka dari itu, karena bosnya bisa berubah-ubah nama, maka saya mulai curiga pada saat itu bahwa investasi/copytrade tersebut akan berbahaya karena tidak begitu jelas strukturnya. Ya kan?

Nah, yang kita tahu pada Juni 2019 lalu, MIA Fintech FX diketahui terbukti scam, karena banyak para trader di MIA FintechFX mengklaim bahwa banyak yang menderita kerugian dan saldo berubah menjadi 0 (nol).


Pada saat itu, Manajemen MIA mengatakan hal aneh tersebut karena terkena hack/di retas. Tetapi itu hanya alasan skenario untuk menenangkan para client yang bingung dengan hal tersebut.

Walaupun manajemen MIA saat itu bilang kena hack, kita bisa percaya begitu saja, karena kita tahu bahwa menghack broker tidak akan semudah membalikkan telapak tangan. Terlebih yang kita tahu kebanyakan broker menempatkan dana pada segregated account , dimana keamanan dana dijamin.

Setelah di telusuri lebih jauh, ternyata kejadian tersebut bukanlah hack, tetapi memang MIA Fintech FX itu terbukti scam dan membawa kabur uang klient *mungkin* wkwk. Saya tidak begitu tahu, apakah beberapa bulan setelah kasus tersebut  uang client tersebut dikembalikan atau harus direlakan oleh client..wkwkw (untungnya saya tidak ikut-ikutan investasi di Mia Fintech wkwk)

Sebelum terbukti scam, ada beberapa fakta bahwa MIA atau FintechFX yang meragukan dan terancam penipuan, diantaranya:


  • Transfer dana ke FintechFX adalah melalui kolektor atau perorangan yang tentu saja sangat aneh karena tidak langsung dengan nama perusahaan.
  • Penarikan dana juga dikirim dari kolektor atau perorangan yang terdiri dari banyak nama yang seakan-akan menggunakan pihak ketiga.
  • Penarikan dana yang dapat dilakukan tanpa otorisasi dari pemilik akun, yang berarti ia juga dapat membawa dana pelanggan kapan saja.
  • Klaim saat itu MIA dari Australia, tetapi setelah dicek di Alexa (situs yang memberi peringkat beberapa situs di Dunia) anehnya pengunjungnya kebanyakan bukan dari Australia, namun dari Indonesia dan Malaysia.
  • Dana dari client yang disetor tidak di bawah pengawasan regulator (segregated).
  • Menggunakan istilah tren perdagangan forex terbaru, yaitu Copytrade dari trader hebat dan berani klaim memberikan keuntungan yang tinggi yang tentu saya itu perlu dicurigai.
  • Selain itu, ada bonus Member yang cukup besar dan tidak masuk akal, dan ini pasti menggunakan skema 'ponzi', karena itu sudah merupakan salah satu fitur khas moneygame.
  • James Harrison, yang dikatakan sebagai master trader dan klaimnya telah berdagang lebih dari 8 tahun yang lalu, tidak ada yang tahu yang asli tentang kepopuleran trader tersebut secara nyata.
  • Setiap akhir pekan keuntungan copytrade dari James Harrison yang dikumpulkan di akun broker FintechFX secara otomatis ditransfer ke akun para client di MIA. Bagaimana itu bisa terjadi tanpa otorisasi proses penarikan? Itu juga yang membuat lebihcuriga.
  • Status beroprasi pada saat itu juga aneh, informasi dari beberapa pemimpin mengatakan sudah beroperasi dari tahun 2006, tetapi ketika diperiksa di website Whois, ternyata aktivasi web dan domain tidak sesuai dengan itu.
  • Klaimnya adalah MIA sebagai Distributor atau IB dari FintechFX tetapi klaim ini meragukan dan sebenarnya itu satu boss yang sama.
  • Berani memberikan pengembalian di atas 10-15% per bulan kepada client secara tetap dan tentu saja itu juga meragukan.
  • Klaimnya FintechFX ini memiliki izin di Australia, namun setelah ditelusuri tentang perijinan tersebut tidak ada satupun yang menyebutkan tentang derivatif itu juga mencurigakan.
  • Verifikasi hasil trading MIA di myfxbook adalah menggunakan broker FintechFX dimana broker tersebut broker milik sendiri wkwk dan tidak termasuk broker populer sehingga ada keraguan didalamnya.

Setelah saya mencari lebih jauh di internet, banyak yang menyebutkan bahwa mengapa MIA bisa punya portofolio yang bagus di myfxbook yaitu karena dia menggunakan brokernya sendiri (FintechFX) dimana bisa memanipulasi harga yang seakan-akan itu di real market.

moneygame mia fintech
Hati-hati dengan moneygame dengan iming-iming 'uang' wkwk
Walaupun kasus MIA Fintech ini sudah berbulan-bulan yang lalu, tetapi pencarian tentang MIA Fintech FX ini masih lumayan banyak juga yang penasaran sampai saat ini. Saya cek sebelumnya disitus Fintech FX saat masih hangat tentang penipuan MIA ternyata situsnya tidak bisa dibuka.

Tetapi saya tertarik lagi menulis MIA ini karena, setelah saya kunjungi situs FintechFX (saat tulisan ini saya tulis) ternyata situs ini beropreasi kembali. Dimana situs ini aktif kembali seperti sebelumnya.


Dan setelah saya cek rank Alexanya, berada diangka 7,5 juta (dimana Alexa situs ini mengalami penurunan dimana sebelum kasus scam terbongkar alexanya dikisaran ratusan ribu). Pada MT4 juga saya cari broker Fintech FX ternyata masih ada listnya.

Ini itu dia hal yang membuat menarik bagi saya karena situs beroperasi kembali. Jadi, saya penasaran apakah dana klien yang dahulu dirugikan telah dikembalikan sehingga berani beroperasi kembali? Kalau ada klien yang dulu sempat di MIA dan membaca postingan ini, bisa minta tolong klarifikasi/ceritanya ya, apakah uang anda dikembalikan atau tidak. Terimakasih.

Kalau dilihat dari peringkat situsnya sih masih tidak ada pengunjungnya, karena dilihat dari rank Alexa  saja, blog ini masih unggul peringkatnya wkwk. Tetapi yang saya takutkan untuk kedepannya nanti takutnya ada banyak klien yang akan tertibu lagi. Semoga saja tidak ya...

Menurut saya, cara yang benar untuk CopyTrade, itu harus memungkinkan pelanggan untuk memilih perusahaan pialang mereka sendiri sebagai tempat untuk menempatkan dana mereka, dan tidak dipaksa untuk ditempatkan di perusahaan pialang tertentu sehingga akan lebih leluasa.

Balaupun saat ini banyak broker lain juga menyediakan sejenis copytrade, tetapi pastikan dahulu broker/pialang tersebut harus kredibel kalau memang harus copytrade dibroker tersebut dan carilah yang keamanan dana dan strukturnya jelas.

Nah, diakhir tahun 2019 dan beberapa tahun kedepan, mungkinkah masih banyak moneygame dan penipuan-penipuan lain yang akan kembali muncul? Kita lihat saja nanti, yang jelas kita harus waspada...hehehe.

Belum ada Komentar untuk "Mia Fintech scam? hati-hati dengan moneygame berkedok copytrade forex"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel