Pengalaman mendapat Margin Call beberapa kali pada Trading Forex

cara hindari MC pada forex
Margin Call? Pernahkah anda mengalaminya?

Halo, semuanya? Setelah beberapa hari ini saya vakum menulis cerita di blog ini. Akhirnya saya sempat juga untuk menulis cerita uneg-uneg tentang trading forex yang saya lakukan. wkwk.

Ada hal yang menarik yang membuat saya ingin sekali bercerita diblog ini, dimana saya mendapat sebuah Margin Call, atau biasa di sebut MC, aka dieja eM-Si. hehe

Menurut saya sendiri, MC atau Margin Call adalah kondisi dimana trader mengalami kerugian, dimana kerugian tersebut sampai menghabiskan seluruh saldo yang ada di akun trading tersebut.

Sebenarnya bagi trader yang profesional maupun pemula, yang namanya MC itu susah lho jika trader memperhatikan Money Management yang baik.

Karena saya juga termasuk masih pemula dalam dunia pertradingan, maka MC sudah jadi santapan saya wkwkwk, sebenarnya saya tahu alasan saya mendapat MC, tetapi entah mengapa kesalahan-kesalahan yang membuat saya MC itu sulit sekali di hilangkan karena berkaitan dengan hawa nafsu.

Memang, hawa nafsu atau istilahnya serakah itu sudah sifat alami manusia ya? Makanya susah sekali dihilangkan.

Pada beberapa kejadian saya terkena Margin Call, pada intinya karena beberapa hal diantaranya:
  • Buruknya Money Management
  • Tidak memasang Stop Loss
  • Psikologi trading yang terganggu

Nah, kurang lebih hanya tiga hal tersebut yang membuat saya beberapa kali terkena Margin Call. Btw, untuk margin call yang saya alami itu terjadi di beberapa broker ya, soalnya saya sering pindah-pindah broker dengan sengaja agar bisa kapan-kapan mereview broker yang saya pakai tersebut. hehe

Saya sudah beberapa kali mencoba akun live di beberapa broker dari broker tipe MM, STP, maupun ECN, untuk yang DMA belum pernah coba soalnya biasanya depositnya harus GeDe, wkwkwk

tips sukses trading anti margin call
Margin Call bisa dianggap sebagai salah satu musuh para trader yang harus di hindari


Kembali ke laptop! Nah, dari ketiga hal yang membuat saya MC itu akan saya jabarkan satu per satu dibawah ini:

  • Buruknya Money Management

Yang pertama yaitu tentang Money Management, rasanya jika trader yang modal banyak dan buka posisi hanya dengan 0.01 lot mustahil sekali ya bisa terkena MC karena ketahanan margin yang tinggi.

Jika diperhatikan, Money Management ini merupakan faktor penting agar tidak terkena MC, ceritanya saya ini sering sekali terkena MC karena tidak memperhatikan Money Management, dimana saya meresikokan lebih dari 20% balance akun saya.

Bahkan pada saat saya terkena MC. saya berani mempertaruhkan semua balance hanya untuk satu open posisi wkwk. Jadi, jangan dicontoh ya bagi para trader, hehehe.

Jadi intinya, jika meninggalkan yang namanya Money Management itu sama saja dengan berjudi. Mengapa saya sebut berjudi? Karena saya mengalami sendiri dimana hanya ada dua pilihan antara Auto MC atau Auto Kaya...wkwk

Nah, pada saat MC tersebut saya mendapati pilihan Auto MC wkwk, jadinya nyesel dah. Padahal jika saya memeperhatikan MM yang baik, MC tersebut bisa dihindari karena saya MCnya karena bukan melawan Trend, tetapi karena MM yang buruk dimana MC saat harga koreksi. Sayang sekali kan.

Nah, jujur bagi saya bahwa walaupun sudah tahu MM yang buruk itu merugikan tetapi sampai saat ini susah sekali yang namanya menerapkan MM yang baik. Yang membuat saya heran, pada saat OP lot kecil sering sekali profit, tetapi giliran sekali mencoba lot besar, eh ternyata langsung loss dan bahkan MC. :(

Yang ini sebenarnya sih tidak terlalu penting, dimana Stop Loss atau SL ini termasuk ilmu money management juga. Percayalah jika kita menggunakan MM yang baik dan benar-benar kita menghitung berapa pips ketahanan kita, maka tidak memasang SL pun tidak masalah sebenarnya (menurut saya).

Nah, kejadian saat saya mengalami beberapa kali MC itu terjadi karena alasan sepele, dimana saat saya menggunakan lot besar, saya terlalu nafsu dan tidak memperhatikan ketahanan margin dan tidak memasang SL, maka dari itu terkena MC.

Bahkan suatu ketika saya sudah memasang SL saya terkena MC juga, kok bisa? Iya, karena SL yang sudah saya pasang saya ubah-ubah, jika harga hampir kena SL saya menjauhkan SL nya wkwk (btw ini kebiasaan yang sering saya lakukan jika saya melihat layar laptop/hp terus menerus) wkwk.

  • Psikologi trading yang terganggu

Nah, ini dia inti dari masalah Margin Call yang saya alami dimana semua berawal dari psikologi trading saya yang terganggu. Jujur  bagi saya, di dalam trading hal ini yang paling susah di terapkan.

Ilmu analisa, analisa Teknikal, Fundamental, Sentimen pasar ataupun intermarket?  OK lah.
Menerapkan Magement Trading saat OP? OK lah.
Tetapi giliran didalam prakteknya Psikologinya runtuh wkwkw, itulah yang paling sering saya alami.


Contoh kejadiannya misalnya:


Suatu ketika saya sudah menganalisa secara teknikal, diperkuat fundamental, dan juga beberapa share dari para trader dimana kita semua setuju dengan analisa tersebut. Karena dirasa itu harga akan FIX, maka psikologi saya terganggu karena sangat percaya diri sehingga tidak bisa mengontrol MM, dan berani pasang Lot Besat.Ok jika profit, tetapi sial dah kalu MC wkwk.

Contoh lain Psikologi trading terganggu jika saat setelah OP kemudian harga mengalami retrace (koreksi). Ini juga yang kadang sering mengganggu dimana koreksi tersebut sampai mana atau bahkan akan merubah arah Trend. Karena chart forex tidak ada yang tahu pasti, kadang sering psikologi kita terganggu apakah kita akan CutLoss, atau melakukan Hedging, atau bahkan merubah-rubah SL.

Nah, suatu ketika saya pernah rasanya berat sekali melakukan CL dan SL. dimana psikologi terganggu sehingga saya memindah-mindah garis SL bahkan akhirnya SLnya dihapus wkwk dan terjadilah MC.

Psikologi tentang SL ini jujur terganggu karena kadang saya sering sekali harga menuju SL, eh giliran kena SL harga melaju kencang menuju TP, ini dia alasan yang membuat psikologi saya terganggu. Bahkan kebiasaan tersebut sampai saat ini sering terjadi.

psikologi trading agar tidak terkena Margin call
Psikologi trading, salah satu aspek penting yang mengakibatkan banyak trader MC


Contoh lain disaat psikologi mulai error yaitu pada saat open posisi dan harga tidak sesuai yang kita analisa, kita tidak berani melakukan CL dan kadang didalam hati saya berontak dimana kadang muncul rasa "pasrah" dimana didalam hati muncul untuk nekat dan pasrah.

Pasrah yang dimaksud yaitu munculnya keinginan untuk merelakan MC, dimana didalam hari akan keluar kata-kata mutiara di antaranya:


"Ya sudahlah kalau misalnya MC, kapan-kapan Deposit lagi"

"Pasrah saja dah, kalau MC ya sudah, tetapi semoga saja harga berbalik"

"Nekat aja dah, kalau misal terkena MC berarti memang bukan rezekinya hari ini"



Nah, itu dia beberapa kata mutiara yang membuat saya MC, dimana semua berawal karena psikologis. Susah sekali memang untuk jika psikologi trader terganggu.

Btw, itulah beberapa hal yang membuat saya terkena MC. Jujur walaupun saya sudah tahu masalah utama yang membuat saya MC tetapi didalam pelaksanaannya sering sekali saya tidak mempunyai pendirian yang teguh dimana sering goyah dan mengulangi kesalahan yang sama berkali-kali.

Ok, cukup sekian cerita saya hari ini. Terimakasih telah membaca postingan yang unfaedah ini...hehehe, mungkin anda yang membaca postingan ini juga mengalami hal yang sama seperti saya? xD.

Belum ada Komentar untuk "Pengalaman mendapat Margin Call beberapa kali pada Trading Forex"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel