Mengapa saat trading dengan lot kecil bisa profit tetapi saat lot besar sering Loss?

lot besar sering loss forex
Tampilan platform trading Metatrader di Android

Halo semuanya, apa kabarnya? Setelah sekian lama saya tidak mengupdate blog ini, akhirnya pada kesempatan yang indah ini saya bisa kembali mengisi blog ini dengan postingan yang tentunya terinspirasi dari cerita pengalaman pribadi hehehe.

Pada postingan kali ini, saya hanya akan bercerita singkat saja ya?. Sebenarnya ide muncul membuat postingan kali ini yang berjudul "Mengapa saat trading dengan lot kecil bisa profit tetapi saat lot besar sering Loss?" itu karena saya merasa mengalami pengalaman seperti itu.

Nah, kebetulan hari kemarin saya trading dengan menggunakan nafsu dan rakus. Saya menggunakan lot  dengan porsi 5 kali dari lot biasanya yang saya gunakan pada saat open posisi.


Nah, dengan besarnya lot yang 5 kali tersebut saya buat dalam beberapa open posisi dan menggunakan durasi yang tidak terlalu lama (kadang scalping dan kadang secara intraday dengan jarak SL yang tidak terlalu jauh dari OP).

Karena menggunakan lot gajah tersebut maka saya tidak berani menahan lama-lama posisi tersebut, intinya saya kadang menggunakan scalping dan juga kadang di tahan sampai beberapa menit (seringnya kurang dari satu jam).

Tentunya, karena menggunakan lot besar maka resiko dan rewardnya pasti bertambah dimana jika profit maka akan profit 5x lebih besar demikian pula jika loss maka akan mendapatkan loss yang lebih besar.

Singkat cerita hari kemarin saya trading dengan melanggar rules trading plan yang telah saya rencanakan, dimana yang biasanya meresikokan 2%-5% dari modal (balance) maka pada trading hari kemarin berani saya meresikokan 10%-25% dari modal.

Yang artinya dengan money management seperti itu maka itu hal yang buruk jika sampai loss, tetapi jika profit itu merupakan hal yang sangat menguntungkan hehehe.


Tetapi, apakah yang terjadi? Dan ternyata banyak posisi saya yang terkena SL dan mengalami loss bertubi-tubi. Saya kemudian heran juga entah mengapa saat saya trading menggunakan lot kecil itu bisa profit tetapi saat menggunakan lot besar, entah mengapa saya sering loss.

Kejadian seperti ini sebenarnya tidak saya alami hari kemarin saja, tetapi pada beberapa kejadian sebelumnya saya juga sering mengalaminya tetapi entah mengapa masih sering sekali untuk melanggar rules trading. zzz.

Nah, karena saya merasa sangat frustasi kemudian saya mencoba beberapa kali melakukan OP dengan lot gajah dan akhirnya yang terjadi bukanlah profit tetapi banyak loss.

Bahkan loss yang saya derita itu pada hari kemarin terebut sampai menghilangkan profit yang saya dapatkan selama seminggu tersebut dan sampai mengeruk saldo awal saya :(

Setelah kejadian tersebut saya kemudian muncul ide menulis postingan ini dan saya masih terheran-heran saat saya menulis postingan ini bahwa entah mengapa kejadian tersebut terjadi dan saya benar-benar menyesal akan kejadian trading hari kemarin :(


Dimana tidak heran kan, setiap menggunakan lot kecil bisa profit tetapi giliran menggunakan lot besar malah loss. Sebenarnya kejadian ini bukanlah pertama kali bagi saya tetapi sudah beberapa kali tetapi entah mengapa sampai sekarang kadang masih sering nekat dengan menggunakan lot besar. Dan sialnya pasti lebih sering lossnya zzz.

Sampai saat menulis postingan ini, jujur mental saya masih terganggu dan agak shock melihat warna merah diplatform trading :(


Setelah saya mengalami beberapa kali loss jika menggunakan profit besar maka saya ambil kesimpulan tentang mengapa saat trading dengan lot kecil bisa profit tetapi saat lot besar sering Loss? itu karena beberapa hal yaitu:


  • Psikologis terganggu

Ini dia yang paling utama dimana saat saya menggunakan lot besar kodisi psikologis saya sangat tidak tenang hehe, sangat menegangkan dimana saat setelah membuka OP, jantung serasa berdebar-debar dan mata saya tidak bisa lepas dari melihat chart wkwkwk. Nah, berdasarkan beberapa kali trading dengan lot besar, jujur psikologis saya menjadi terganggu dan menjadi tidak tenang dalam mengambil keputusan

  • Trading menjadi tidak tenang

Trading menjadi tidak tenang, ini merupakan kondisi saat psikologis terganggu dimana saat menggunakan lot besar maka saat itu pula berani meresikokan kerugian yang besar. Siapa yang tidak galau jika loss besar atau bahkan sampai terkena margin call?. Nah, dari point karena trading yang tidak tenang saya melakukan kesalahan-kesalahan dalam pengambilan keputusan saat setelah open posisi.

  • Analisa yang 'ngawur'

Nah, setelah psikologis yang terganggu dan trading menjadi tidak tenang maka analisa yang saya terapkan menjadi 'ngawur'. Mengapa saya bisa menyimpulkan ngawur? Ya, karena saya beberapa kali mengambil keputusan yang terburu-buru saat menggunakan lot besar beberapa diantaranya ialah:
  1. Salah mengambil keputusan dimana karena saya melihat chart terus menerus maka sebelum menyentuh StopLoss berdasarkan analisa yang saya lakukan saya sering melakukan CutLoss dimana setelah saya CL malangnya sering sekali harga bergerak kembali ke harga diplan awal.
  2. Demikian pula sebaliknya, karena kejadian pada no.1, maka kemudian berani menahan floating tersebut dan menyaksikan harga saat sampai SL, dan malangnya lagi saat harga hit SL eh ternyata harga juga kembali lagi ke plan awal bahkan sampai bisa ke TP.
  3. Nah, karena kejadian yang no.1 dan no.2 saya kemudian berani menahan floating yang besar dimana saat kondisi psikologis saya terganggu saya sangat plin-plan karena saya beberapa kali mengubah-ubah SL dan tanpa sadar floating minus yang banyak dan kemudian saya pasrah dan menunggu antara harga berbalik atau loss besar atau bahkan sampai MC :(
Nah, karena kondisi-kondisi tersebut saya menjadi salah mengambil keputusan. Untungnya pada trading hari kemarin saya tidak sampai mengalami MC, namun hanya menguras balance utama sampai 15%-30% dan menguras semua profit trading yang saya hasilkan selama seminggu ini.

Berdasarkan pengalaman diatas saya menarik kesimpulan bahwa money management dan kondisi psikologis atau mental memang yang paling utama pada trading forex mengalahkan berbagai macam analisa seperti teknikal, fundamental, ataupun sentimen/intermarket. Jujur saja jika saya benar mengambil keputusan maka loss yang saya dapatkan bisa berubah menjadi profit sebenarnya.

Mengapa saya bilang yang kemudian loss bisa profit? Karena itu menyangkut money management, jika misal saat saya melakukan lot kecil ketahanan pips saya bisa kuat menahan floating giliran saat saya menggunakan lot besar itu ketahanan pips saya berkurang.

Ini dia kesalahan saya, saya kemudian sadar bahwa trading itu harus memiliki money-management yang baik dan tidak boleh melanggar trading plan yang telah dibuat.

Menurut saya trading itu melihat keuntungan dari jumlah pips yang kita dapatkan bukan hanya melihat jumlah dollar yang didapat dari hasil tersebut.


Misalnya ada trader A dan B mendapatkan profit sama-sama 1.000 USD, jika si A mendapat profit 1.000 USD dari 10 pips, sedangkan si B mendapatkan profit 1.000 USD dari 100 pips, anda akan memilih tipe trader A atau B?

Belum ada Komentar untuk "Mengapa saat trading dengan lot kecil bisa profit tetapi saat lot besar sering Loss?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel